-->

Staf Ahli Gubernur Apresiasi Kontribusi LDII Dalam Membangun Papua.

Editor: Manus.id author photo

MANUS.ID, Jayapura – Dewan Pimpinan Wilayah  Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Papua menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil ) KE-VI untuk memilih ketua dan pengurus masa bakti 2020-2025

Acara yang dihelat di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Papua dibuka secara resmi oleh staf ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Papua, Elsye Penina Rumbekwan,

Dalam sambutanya, Elsye Penina Rumbekwan mengapresiasi, LDII Papua karena pada kondisi pandemi Covid-19, mampu melaksanakan Muswil, yang sangat strategis dan terpenting dalam kehidupan organisasi.

“Kalau menyimak laporan ketua panitia, sambutan ketua LDII Papua dan ketua DPP LDII, ormas ini telah eksis dan mampu membangun dan membina warganya dengan baik, sehingga dapat menjadi mitra untuk membangun tanah Papua bersama ormas-ormas keagamaan lainya,” ujar Elsye. Senin,(19/10)

Ia juga mengapreasiasi tema Muswil LDII Papua, “Kontribusi Berkelanjutan LDII Papua dalam Membangun Bangsa Berahlaqul Karimah dan Profesional Religius Guna Mewujudkan Papua Bangkit, Mandiri, Sejahtera yang Berkeadilan Menuju Indonesia Maju”. 

Menurutnya, tema tersebut menunjukkan LDII memahami dan memiliki pemikiran yang maju. Ini yang dibutuhkan bangsa hari ini, dalam konteks lokal papua. Elsye menambahkan pemerintah Papua sedang giat melaksanakan pembangunan, untuk memenuhi hak dasar orang asli Papua.

Pemprov Papua mengupayakan agar mereka memperoleh pendidikan dasar sembilan tahun. Selain itu, Pemprov Papua juga mengupayakan kekuatan ekonomi lokal yang bertumpu pada potensi sumber daya lokal yang ramah terhadap budaya Papua.

Ia berharap LDII dan ormas lainnya, mendukung terbentuknya Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera yang Berkeadilan. Harapnya

Sementara Ketua DPW LDII Provinsi Papua periode 2015 – 2020, Winoto Menuturkan bahwa, LDII Papua akan dan terus berkontribusi dalam membangun bangsa, khususnya di Provinsi Papua.

“LDII Papua berperan aktif dalam pembangunan manusia agar mempunyai akhlaqul karimah yang merupakan dasar dari sifat yang harus dimiliki oleh setiap subjek pembangunan di negeri ini,” Ujarnya via zoom karena sedang berada di Yogyakarta.

Winoto menambahkan, SDM yang profesional religius harus dapat mengaktulaisasikan unsur soft skill berupa enam tabiat luhur dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Adapun enam tabiat luhur dimaksud adalah Jujur, amanah, kerja keras dan hemat, rukun, kompak, serta dapat bekerja sama yang baik.

“Saya berharap kepada pengurus DPW LDII Provinsi Papua yang baru dapat melaksanakan program dan kegiatannya dengan baik, maka prinsip yang harus dan selalu mengedepan dan melaksanakan konsep: jangan hidup dari organisasi tetapi harus mampu menghidupi organisasi,” tegasnya

Dalam acara tersebut juga ditandatangani komitmen bersama pencegahan Penyebaran Covid-19 DPW LDII Provinsi Papua. Dokumen komitmen tersebut ditandatangani oleh staf ahli Gubernur Papua, Pj Ketua Umum DPP LDII, Forkompimda, pengurus harian DPW, dan pimpinan ormas. (dew) **

Editor : Redaksi

Share:
Komentar

Berita Terkini